Wanita Palestina Ini Mendekam 6 Tahun di Penjara Israel dengan Luka Bakar

Ia mengalami luka bakar tingkat pertama dan kedua di 60% tubuhnya.

Wanita Palestina Ini Mendekam 6 Tahun di Penjara Israel dengan Luka Bakar
Israa Ja'abis

Tepi Barat, AAI - Pasukan penjajah Israel menangkap Israa Ja'abis pada 11 Oktober 2015 lalu di dekat pos pemeriksaan militer Israel di Tepi Barat Palestina.

Saat itu, pasukan Israel melepaskan tembakan ke arahnya ketika ia sedang berkendara menggunakan mobilnya dari kota Al-Zaeem. 

Akibat tembakan tersebut, mobilnya terbakar dan ia masih berada di dalamnya. Alih-alih mencoba menyelamatkannya dari kobaran api, pasukan Israel membiarkannya hingga ia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kemudian ia ditangkap dengan tuduhan ia sedang menjalankan sebuah operasi. Dia divonis 11 tahun penjara. 

Israa, yang berusia 36 tahun, merupakan seorang ibu dengan satu orang anak. Saat ini ia mendekam di Penjara Damoon dan kini telah menjalani 6 tahun di penjara Israel. 

Ia mengalami luka bakar tingkat pertama dan kedua di 60% tubuhnya. Jari-jari di tangannya telah diamputasi, dan kondisi kesehatannya memburuk karena kelalaian medis yang disengaja oleh Israel. Ia hanya diberikan obat penghilang rasa sakit untuk mengatasi rasa sakitnya.

Melihat hal ini, para aktivis Palestina kembali meluncurkan kampanye di media sosial, menyerukan pembebasan Israa Jaabis secepatnya. Mereka berharap hal ini akan dapat menekan otoritas penjajah Israel untuk membebaskan Israa, atau setidaknya Israa mendapatkan perawatan medis yang lebih memadai. (T/S: Qudsn)