Tuntutan Rakyat Kuwait Kriminalkan Normalisasi Dengan Zionis

Tuntutan Rakyat Kuwait Kriminalkan Normalisasi Dengan Zionis

Sebanyak 41 organisasi di Kuwait meminta anggota parlemen di negaranya mengesahkan undang-undang yang mengkriminalkan orang yang melakukan normalisasi dengan Israel, Senin (21/9).

Sejumlah organisasi tersebut, dalam pernyataan bersamanya mengatakan, "Kami yang tergabung dalam suara kami untuk rakyat Kuwait yang independent menyerukan kepada Majelis Nasional dan pemerintah untuk segera mengesahkan undang-undang yang akan mengkriminalkan pihak yang melakukan normalisasi dengan Israel.

Mereka menegaskan penolakannya terhadap semua bentuk normalisasi dengan Israel atau penandatanganan perjanjian damai apa pun bentuknya dengan Israel, apa pun alasannya. Mereka menambahkan, "Kami menolak semua upaya yang berupaya menyeret Kuwait ke dalam kubangan ini, sejalan dengan posisi resmi dan kerakyatan Kuwait.

Pernyataan itu selarang dengan Dekrit Pangeran yang dikeluarkan pada 6 Juni 1967 dan berlanjut hingga hari ini. Dimana undang-undang tersebut menetapkan "Negara Kuwait sedang dalam perang defensif dengan gerilyawan Zionis di Palestina jajahan.

Pada hari Jumat kemarin, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengharapkan Kuwait segera menormalisasikan hubungannya dengan Israel.

Pernyataan Trump ini muncul setelah UEA dan Bahrain menandatangani surat perjanjian normaliasi pada 15 September lalu dengan Israel, di Gedung Putih, di bawah naungan Amerika.(asy/pip).

Sumber : Pusat Informasi Palestina