TODAY IN HISTORY : 28 SEPTEMBER 2000, AWAL MULANYA INTIFADHAH AL-AQSHA (INTIFADAH KEDUA)

TODAY IN HISTORY :  28 SEPTEMBER 2000, AWAL MULANYA INTIFADHAH AL-AQSHA (INTIFADAH KEDUA)

TODAY IN HISTORY :

28 SEPTEMBER 2000, AWAL MULANYA INTIFADHAH AL-AQSHA (INTIFADAH KEDUA)

Intifadhah Palestina Kedua atau yang terkenal dengan Intifadhah Al-Aqsha merupakan gejolak perlawanan rakyat Palestina terhadap Zionis Israel yang meletus pada 28 September 2000 dan berakhir pada 8 Februari 2005. Intifadhah kedua berakhir setelah empat pemimpin negara Arab yaitu Ariel Sharon dari Isr**l, Mahmud Abbas dari Palestina, Raja Abdullah II dari Yordania, dan Husni Mubarak dari Mesir melakukan perundingan yang dikenal dengan Konfrensi Sharm El-Sheikh.

Intifadhah ini dipicu oleh kekesalan rakyat Palestina terhadap sikap Israel yang senantiasa menyelishi hasil perjanjian Oslo dan kesepakatan-kesepakatan lainnya. Rasa kesal dan frustasi ini meledak menjadi perlawanan pada Septemer 2000. Perdana Menteri Isra**l kala itu, Ariel Sharon datang menyerbu dan mengotori Masjid Al-Aqsha di bawah penjagaan ketat pasukan militernya. Rakyat Palestina yang tidak rela masjidnya dikotori geram dan melakukan perlawanan.

Perlawanan ini semakin menjadi-jadi ketika militer Israel membunuh Muhammad Ad-Durrah pada 30 September 2000. Bocah Palestina berusia 12 tahun ini dibunuh militer Zionis saat kerusuhan terjadi.

Selama lima tahun Intifadhah Kedua, telah gugur sebanyak 4.412 syuhada Palestina dan 48.322 lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu sebanyak 1.069 orang Israel tewas, 4.500 lainnya luka-luka, serta rusaknya 50 tank Merkava dan sejumlah peralatan militer lainnya.

Selama lima tahun Intifadhah Al-Aqsha, Tepi Barat dan Jalur Gaza telah mengalami serangkaian agresi dan penyerangan yang dilakukan militer Isr**l ke wilayah Otoritas Palestina, serta pemberlakuan blokade militer yang ketat di wilayah-wilayah Palestina.

Pada musim panas tahun 2002, otoritas pendudukan Isr**l mulai membangun tembok pemisah rasial di Tepi Barat yang mereka duduki. Tembok setinggi 8 meter ini dibangun sepanjang sekitar 703 kilometer, menembus wilayah sekitar Tepi Barat dan di dalam wilayah otoritas penjajah Israel.

Dalam Intifadhah Al-Aqsha mulai nampaknya fenomena tembakan roket perlawanan Palestina. Pejuang Palestina di Gaza mulai memproduksi roket buatan sendiri. Roket ini memiliki jangkauan antara 5 hingga 10 kilometer. Roket pertama yang diluncurkan dari Gaza adalah roket Brigade Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), dan sudah mulai digunakan pada tahun 2001.

Selama empat tahun pertama Intifadhah Al-Aqsha, para pejuang perlawanan Palestina dari semua faksi melakukan 132 serangan berani mati (amaliyah istisyhadiyah) di jantung wilayah Israel. Serangan ini mengorbankan para pelaku aksi, serta menewaskan 688 orang Israel dan melukai 4917 lainnya.

Penyusun :

Rafif Kamal

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Insiden_Muhammad_ad-Durrah

https://ar.wikipedia.org/wiki/الانتفاضة_الفلسطينية_الثانية

https://www.palinfo.com/news/2020/9/20/انتفاضة-الاقصى-ايام-اذاقت-اسرائيل-عذاب-ا https://melayu.palinfo.com/.../Peringatan-19-tahun-nyala...

Gambar mungkin berisi: 1 orang, teks