Ribuan Warga Israel Demo Desak PM Netanyahu Mundur

Ribuan Warga Israel Demo Desak PM Netanyahu Mundur

Ribuan warga Israel melakukan demonstrasi pada Selasa malam (14/7) di depan kediaman Perdana Menteri Pemerintah Zionis di Jalan Balfour, kota Al-Quds.
 
Demonstran meminta Netanyahu untuk mengundurkan diri dari jabatannya atas tuduhan korupsi. Semua jalan di sekitar kediaman beliau ditutup, seperti yang dituturkan surat kabar Israel, "Haaretz."
 
Para demonstran mengkritik Netanyahu yang dituduh melakukan korupsi, penipuan, dan melanggar amanah, serta serangan Netanyahu terhadap Jaksa Agung, media, dan pengadilan dalam upayanya untuk menolak berbagai tuduhan yang ditujukan kepadanya.
 
Pemerintah Netanyahu baru-baru ini dikritik atas memburuknya ekonomi Israel yang disebabkan oleh wabah virus Corona. Pemerintah juga dikritik karena tidak dapat memenuhi janjinya untuk menghidupkan kembali ekonomi dan memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak.
 
Koordinator demonstrasi, Amir Haskell, mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya aksi ini agar Netanyahu mengundurkan diri dari pemerintahan dan kembali ke rumahnya, dan kami (demonstran) tidak akan beristirahat sampai tujuan ini tercapai.
 
Di depan kediaman Perdana Menteri Israel, polisi dan aparat keamanan Israel dari Kota Al-Quds menekan terjadinya aksi tersebut. Mereka membongkar paksa tenda-tenda demonstran yang terpasang hingga terjadi bentrokan antara aparat keamanan dengan demonstran, yang mengakibatkan dua demonstran terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
 
Pemerintah Kota Al-Quds mengklaim bahwa para demonstran harus memiliki izin untuk mendirikan tenda lebih dari 48 jam, dan dilarang untuk memasang tenda melewati jarak 200 meter dari kediaman Perdana Menteri. Sementara itu, para demonstran berargumen bahwa mereka telah memiliki izin dari polisi, oleh karena itu mereka tidak memerlukan izin dari pemerintah kota.
 
Polisi mengatakan kepada awak media, "Kami ada di sana untuk melindungi warga kota Al-Quds. Polisi menerima aduan dari warga yang tinggal dekat rumah Netanyahu, bahwasanya para demonstran menutup jalan trotoar."
 
Sabtu lalu, sekitar 10.000 orang berdemonstrasi di "Lapangan Rabin" tengah kota "Tel Aviv" sebagai protes atas kegagalan pemerintah Israel dalam menangani krisis ekonomi. Pada aksi tersebut 20 demonstran ditangkap.
 
Demonstransi menuntut Netanyahu untuk turun terjadi juga di berbagai persimpangan lampu merah Israel, 10 dari demonstran ditangkap.

Sumber : Pusat Informasi Palestina

Penerjemah : Ustadz Rafif Kamal, Lc