Peluru Israel Lukai 3 Pekerja Palestina Di Qalqilia

Peluru Israel Lukai 3 Pekerja Palestina Di Qalqilia

3 orang pekerja Palestina mengalami   luka-luka, Jumat (4/9) akibat tembakan yang dilancarkan pasukan Israel, saat mereka kembali dari tempat kerja di wilayah Palestina 48, dekat kota Hablah menuju selatan kota Qalqilia, Tepi Barat utara.

Menurut sumber sabit merah Palestina, petugas mereka mengobati 3 pekerja Palestina yang mengalami luka tembak, saat mereka pulang dari wilayah Palestina 48, dan berada di kawasan perbatasan Hablah, Qalqilia.

Sumber melaporkan, dua dari korban luka disebabkan peluru tajam di bagian kaki, sementara satu lainnya luka tembak di bagian mulut.

Pengobatan langsung dibeirkan kepada tiga orang yang mengalami luka tembak, kemudian mereka dirujuk ke RS untuk pengobatan selanjutnya.

Penjajah Israel memburu para pekerja Palestina di sekitar gerbang tembok pembatas di Tepi Barat dan sejumlah lokasi lainnya, dan menembaki mereka menggunakan peluru  tajam, peluru karet dan gas air mata, untuk menghalau mereka dan melarang masuk ke wilayah Palestina 48.

Penjajah Israel menolak memberikan visa masuk bagi ribuan pekerja Palestina ke wilayah jajahan 48, dengan dalih keamanan. Para pekerja Palestina kemudian melobangi tembok pemisah rasial, untuk mencari kerja guna menghidupi keluarga mereka.

Lebih dari 50 ribu pekerja Palestina terpaksa masuk lewat celah-celah lobang tembok pemisah di sepanjang kota Jenin, Tulkarm, Qalqilia, Salfit, dan Hebron untuk sampai ke tempat kerja mereka.

Sebagian besar dari para pekerja Palestina menjadi korban pemanfaatkan pihak Israel sebagai imbalan masuk ke tempat kerja, dan bahaya yang mengancam mereka hampir setiap hari.

Puluhan pekerja menjadi korban luka sejak awal tahun ini, saat mereka berupaya masuk ke wilayah Palestina 48, lewat lobang di tembok pemisah, sebagian dari mereka mengalami luka parah. (mq/pip)

sumber : Pusat Informasi Palestina