Pasukan Penjajah Israel Persekusi Tahanan Palestina di Penjara Ofer

Mereka juga menghancurkan barang-barang milik tahanan Palestina

Pasukan Penjajah Israel Persekusi Tahanan Palestina di Penjara Ofer

Tepi Barat, Palestina - Pasukan penjajah Israel pada Senin (5/7), menyerbu sel tahanan di penjara militer Ofer di Ramallah, Tepi Barat Palestina. Mereka mempersekusi dan menyerang tahanan yang merupakan warga Palestina.

Dalam pernyataannya, Komite Tahanan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengutuk persekusi brutal yang dialami oleh tahanan Palestina di Penjara Ofer pada Senin pagi kemarin.

Dalam pernyataan itu terungkap, pasukan khusus penjaga penjara Israel menyerbu sel Unit 21 di Penjara Ofer. Mereka menyerang para tahanan Palestina, menghancurkan barang-barangnya dan kemudian menggiringnya ke unit penjara yang lain.

Sel unit yang diserang tersebut berisi 120 tahanan Palestina.

Komite PLO pun meminta pihak otoritas penjajah Israel untuk bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi di Penjara Ofer. Mereka juga mendesak organisasi HAM internasional untuk turun tangan menghentikan kejahatan Isrfael terhadap tahanan Palestina.

Bulan lalu, sebuah rekaman video dari kamera keamaanan salah satu penjara Israel bocor dan tersebar ke publik. Rekaman tersebut memperlihatkan pasukan penjajah Israel secara brutal menyerang tahanan Palestina di Penjara Negev, Israel selatan.  Hal ini memicu kemarahan pada publik Palestina yang mengarah pada seruan kepada dunia internasional untuk menildungi warga Palestina di penjara-penjara Israel. Diketahui kejadian tersebut terjadi pada 24 Maret 2019.

Menurut Otoritas Palestina, hingga kini sebanyak 5.300 warganya mendekam di penjara Israel. 40 di antaranya perempuan, 250 anak-anak di bawah usia 18 tahun dan 520 tahanan administratif yang ditahan tanpa adanya tuntutan dan tuduhan yang jelas. (T/S: Anadolu)