Otoritas Pendudukan Larang Perbaikan dan Pemeliharan Masjid Al-Ibrahimi

Otoritas Pendudukan Larang Perbaikan dan Pemeliharan Masjid Al-Ibrahimi
Masjid Al-Ibrahimi

Tepi Barat, AAI - Senin (25/01), pasukan pendudukan Israel melarang Komite Rehabilitasi Hebron menyelesaikan kerja perbaikan dan pemeliharaan di Masjid Al-Ibrahimi yang terletak di kota Hebron, Tepi Barat Palestina. Larangan ini datang hanya beberapa jam setelah keluarnya larangan dari otoritas pendudukan untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan Masjid Al-Marwani di Al-Aqsa, Al-Quds.

Direktur dan kepala Masjid Al-Ibrahimi, Syeikh Hifzi Abu Sanina, mengatakan bahwa pasukan pendudukan melarang pekerja Komite Rehabilitasi menyelesaikan kerja perbaikan di masjid tersebut, yang meliputi kerja pemeliharaan dan pemulihan di atap, cat dinding, pembersihan ruangan dan ukiran Islam bersejarah serta karya seni lainnya, dengan alasan Komite tidak memiliki izin khusus untuk pengerjaan tersebut dari otoritas pendudukan.

Dia melanjutkan bahwa pekerjaan di dalam Masjid Al-Ibrahimi merupakan hak prerogatif Kementerian Wakaf dan Urusan Agama dengan koordinasi bersama Komite Rehabilitasi, sehingga pihak otoritas pendudukan tidak memiliki hak untuk melarang pekerjaan tersebut. Prosedur larangan ini termasuk dalam kerangka upaya pendudukan Israel dan pemukimnya untuk memaksakan kendali mereka serta menegaskan dominasi mereka atas masjid tersebut.

Sebelumnya pada Ahad (24/01) dan Kamis (21/01) lalu, pasukan pendudukan melarang pekerja Komite Rehabilitasi memasuki komplek Masjid Ibrahimi dan menyelesaikan kerja perbaikan di dalamnya dengan alasan yang sama di atas.

Sebagai catatan, pasukan pendudukan Ahad kemarin juga melarang para pekerja menyelesaikan kerja perbaikan marmer dan pilar di dalam aula Masjid Kubah Batu di komplek Masjid Al-Aqsa yang diberkati, dan mengancam akan mengeluarkan paksa mereka dan menahan mereka jika terus bekerja. (T/S: Paltoday)