Warga Al-Quds Dipaksa israel Hancurkan Rumah dan Tokonya Sendiri

Al-Quds, AAI – Otoritas penjajah israel pada Selasa malam  (18/1) memaksa seorang pemuda Palestina untuk menghancurkan sendiri kediaman dan toko tempat usahanya di lingkungan Jabal Al-Mukaber, selatan kota Al-Quds, dengan dalih bangunan tersebut tidak memiliki izin dari otoritas penjajah. 


Pada malam tersebut seorang warga Al-Quds, Malek Khalayla, terpaksa menghancurkan sendiri kediaman dan dan dua tokonya setelah menerima perintah dari otoritas israel di kota Al-Quds, dengan alasan ketiga bangunan yang dimilikinya dibangun tanpa izin dari mereka. 


Sebelum menghancurkan tiga bangunan itu menggunakan alat berat berupa eskavator, Malek terlihat mengosongkan isi rumah dan tokonya.


Penjajah israel di kota Al-Quds memerintahkannya untuk menghancurkan sendiri toko dan hunian miliknya atau ia diharuskan membayar denda yang jumlahnya sangat tinggi sebagai ganti biaya pembongkaran jika otoritas penjajah yang melakukan kerja pembongkaran.


Dengan menggunakan dalih bangunan illegal, israel secara rutin menghancurkan rumah dan bangunan milik warga Palestina di Al-Quds guna membatasi perluasan dan pergerakan mereka di dalam kota suci tersebut.


Namun pada saat yang bersamaan, otoritas penjajah di kota Al-Quds membangun puluhan ribu unit hunian di pemukiman illegal di Al-Quds Timur yang diduduki pemukim Yahudi, dengan tujuan meningkatkan laju demografi pemukim Yahudi di dalam kota suci Al-Quds.


Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Urusan Al-Quds, Palestina, selama tahun 2021 pasukan penjajah israel telah menghancurkan lebih dari 173 bangunan milik warga Palestina di Al-Quds dan mengeluarkan lebih dari 200 perintah pembongkaran terhadap rumah-rumah warga Al-Quds. (T/S: Quds News)