Meski Tuai Kritikan, Bella Hadid Terus Ekspresikan Kecintaannya pada Palestina

Los Angeles, AAI – Supermodel Amerika keturunan Belanda-Palestina, Bella Hadid, kembali menyatakan kecintaan dan dukungannya untuk tanah airnya, Palestina, walaupun setelah ia dituduh telah mengirimkan ‘pesan politik halus’.


Pada Sabtu lalu (22/1), model kenamaan tersebut memutuskan untuk kembali menyatakan cintanya pada Palestina dan berbagai warisannya dengan mengunggah beberapa story di akun Instagram resmi miliknya.


Kumpulan instagram story itu berisikan foto-foto lama nenek, kakek dan para sepupu Bella. Ia juga turut mengunggah potret bibinya dengan membubuhkan kalimat ‘Bibi Palestinaku yang kuat’.


Dan satu unggahan ia tuliskan dengan kata ‘Rumah’ (Home), berisikan gambar yang menunjukkan sarapan tradisional khas Palestina yang Bella santap bersama keluarganya, seperti Falafel, Hummus, Labneh (yogurt) dan minyak zaitun.


Sang supermodel juga mengungkapkan cintanya kepada bibinya, Ghada, yang lahir di Nazareth, Palestina pada tahun 1944. Bibinya itu merupakan anak tertua dalam keluarga Hadid.


“Saat usianya 6 tahun, ia, ayahku, bibi Sana dan bibi Raida, Teta dan Jido ku (ibu dan ayah mereka) dipaksa dengan kasar keluar dari rumah mereka dan mencari suaka di Suriah. Keluarga mereka dengan 4 anak kecil, dan lebih banyak lagi pada masa mendatang, tidak lagi diperkenankan di tempat kelahiran atau tahan air mereka di Palestina,” tulis Bella menceritakan asal-usul keluarganya.


“Sangatlah beruntung bisa bersama begitu banyak wanita Palestina yang kuat,” tambahnya. “Tekad ada di dalam darah kami.”


Pada pekan sebelumnya, saluran berita Amerika Serikat Fox News menuduh Bella Hadid, yang bekerja dengan merek fashion kelas atas, menyebarkan ‘pesan politik halus’ yang tersembunyi di dalam perhiasannya.


Tuduhan itu terlontar setelah Bella memutuskan untuk tampil mengenakan kalung dari butik Chvker Jewelry bertuliskan ‘Palestine’ yang dipadukan dengan rantai papan nama ‘Isabella’, yang dibuat khusus oleh desainernya, Nazlia Yunus.


Ia terlihat mengenakan perhiasaan tersebut di Hollywood Barat bersama saudara lelakinya, Anwar, beserta beberapa temannya untuk merayakan ulang tahun artis Alana O’Herlihy di restoran The Nice Guy.


Ini bukanlah kali pertama Bella menungkapkan cintanya kepada Palestina, di mana ia secara rutin membagikan postingan warisan Palestina dengan 48 juta pengikutnya di Instagram. Ia pun sering kali menggunakan platform media sosial tersebut untuk menjelaskan penjajahan israel atas bumi Palestina.


Bella dan saudarinya, Gigi, sejak dahulu telah mengadvokasi hak-hak warga Palestina melawan penindasan dan agresi israel.


Setiap kali Bella menyatakan dukungan dan solidaritasnya kepada Palestina, ia mendapatkan hujatan. Terbaru pada Mei tahun lalu di saat ia berada di antara ribuan demonstran yang berkumpul di New York City dalam pawai soladiratas pro-Palestina ketika Jalur Gaza berada di bawah serangan agresi israel.


“Bagaimana hatiku merasakan… untuk berada di sekitar banyak rakyat Palestina yang cantik, cerdas, penuh hormat, penuh kasih, baik dan murah hati, semuanya di satu tempat… rasanya utuh! Kami adalah keturunan yang langka!” tulis Bella pada saat itu. “Bebaskan Palestina hingga Palestina merdeka,” tambahnya.


Juga, Bella dan Gigi bersama dengan bintang pop Inggris Dua Lipa pada bulan itu diserang karena dukungan yang mereka berikan kepada Palestina, yang mengakibatkan mereka dituduh anti-Semitisme.


Banyak selebriti lainnya telah turut menyuarakan dukungan untuk Palestina pada saat itu, seperti Mark Rufallo, Viola Davis, Idris Elba, The Weeknd, Zayn Malik dan Roger Waters. Dukungan tersebut mereka ungkapkan setelah israel mengagresi Jalur Gaza selama 11 hari, di mana 248 warga Palestina syahid, di antaranya adalah 66 anak-anak dan 39 wanita. (T/S: Quds News, Instagram @bellahadid)