Setelah 20 Tahun Ditahan israel, Tahanan Palestina Akhirnya Bebas

Tepi Barat, AAI – Otoritas penjajah israel pada hari Selasa (28/12) membebaskan seorang tahanan Palestina setelah ia menjalani masa tahanan selama 20 tahun di balik jeruji besi penjara Israel.


Adalah Ashraf Marwan Abu Haweij (44 tahun), asal kota Bireh, Tepi Barat. Ia ditangkap oleh pasukan Israel pada tahun 2001 karena keterlibatannya dalam Brigade Syuhada Al-Aqsa dan melakukan operasi melawan pasukan penjajah Israel. Dalam pertempuran ia terluka dan akhirnya ditangkap.


Setelah dibebaskan, Abu Haweij pergi ke makam mendiang Yasser Arafat dan membacakan Al-Fatihah untuk jiwanya, sebelum menuju ke rumahnya di lingkungan Umm Al-Sharait di kota Al-Bireh.


“Setelah 20 tahun penderitaan, kami keluar dengan bangga dan bermartabat, untuk memberi tahu dunia bahwa pesan kami jelas, yaitu menghapus pejajahan ini,” ucap Abu Haweij seraya menekankan bahwa para tahanan Palestina tetap tegar dan sabar dalam menghadapi serangan penjajah israel.


Selama ia ditahan, ia menjalani banyak interogasi di Pusat Interogasi Al-Maskobiya, berpindah-pindah dari satu penjara ke penjara yang lain, dan berpartisipasi dalam aksi mogok makan masal dengan para tahanan Palestina lainnya.


Ia pun sempat dijebloskan dalam sel isolasi lebih dari satu kali. Keluarganya dilarang untuk mengunjunginya dan ia tidak diperkenankan untuk menyelesaikan studinya di perguruan tinggi selama masa tahanannya. (T/S: Safa, Raya News)