2022 Belum Genap Satu Pekan, 2 Warga Palestina Sudah Tewas di Tangan Zionis

Tepi Barat, AAI – Awal tahun 2022 belum genap memasuki satu pekan, namun 2 pemuda warga Palestina dilaporkan sudah tewas menjadi korban kebiadaban pemukim dan pasukan Zionis israel di Tepi Barat, Palestina.  


Pada Kamis pagi (6/1), pemuda Palestina asal desa Safa, barat Ramallah, tewas setelah ditabrak lari pemukim Zionis di saat ia sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya.


Sumber lokal melaporkan, pemuda yang bernama Mostafa Salama (25 tahun) itu ditabrak oleh seorang pemukim ekstrimis israel dengan mobilnya di dekat pos pemeriksaan militer di desa Beit Sira, Ramallah. Mostafa terbunuh di tempat dan pemukim yang menabraknya langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara.


Mostafa diketahui merupakan ayah dari seorang anak perempuan yang masih berusia satu setengah tahun.


Sementara itu di Kamp Balata, sebelah timur Nablus, pasukan penjajah israel menembak mati seorang pemuda Palestina selama serangan yang mereka lancarkan pada Kamis dini hari.


Bakeer Hashash yang masih belia (21 tahun) tewas akibat luka tembak yang didapatinya dari tentara penjajah israel selama serangan fajar tersebut.


Ia sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis darurat guna menyelamatkan nyawanya, namun tak lama berselang ia dinyatakan meninggal beberapa jam kemudian.


Pasukan israel telah membunuh ribuan warga Palestina di Wilayah Pendudukan selama bertahun-tahun. Beberapa kelompok hak asasi manusia internasional mengatakan bahwa pasukan israel telah menggunakan kekuatan berlebihan dalam menyerang dan merepresi warga Palestina.


Pasukan israel tersebut juga dituding telah melindungi para pemukim ilegal israel yang terus menerus menyerang warga sipil Palestina di tanah air mereka sendiri. (T/S: Quds News)