Naksa Day: Kekalahan Militer Arab atas Zionis Israel dalam Perang Enam Hari

Akibatnya Masjid Al-Aqsa jatuh ke tangan Zionis

Naksa Day: Kekalahan Militer Arab atas Zionis Israel dalam Perang Enam Hari
Tentara Zionis merayakan perebutan Masjid Al-Aqsa (Getty Images))

Al-Quds, AAI - Sabtu (5/6) bertepatan dengan peringatan ke 54 Naksa Day (Hari Naksa), atau yang disebut juga Perang 1967. Perang tersebut berakhir dengan kemenangan militer Zionis atas militer gabungan Arab.

Naksa, yang secara harfiah berarti kemunduran, merupakan istilah yang merujuk pada agresi Zionis Israel terhadap Mesir, Suriah dan Yordania serta penjajahan sisa wilayah Palestina pada 5 Juni 1967.

Perang terjadi setelah Angkatan Udara Zionis melancarkan serangan dadakan ke pangkalan Angkatan Udara Mesir di Sinai, 5 Juni 1967. Perang yang mengakibatkan kekalahan tentara Arab ini berlangsung selama enam hari.

Zionis Israel memberikannya nama ‘Perang Enam Hari’, karena mereka membanggakan diri mereka yang dalam waktu singkat dapat mengalahkan tentara gabungan Arab.

Akibat perang ini, Zionis Israel mengambil alih 85 persen dari total keseluruhan luas Palestina, termasuk Masjid Al-Aqsa di dalamnya. Naksa menjadi pembuka bagi maraknya pembangunan pemukiman ilegal Zionis di Tepi Barat Palestina, khususnya di kota Al-Quds. Total luas wilayah Palestina yang Zionis ambil alih mencapai 27 ribu kilometer persegi.

 Perang ini telah mengakibatkan 20 ribu warga Arab syahid. (T/S: Anadolu)