Serukan Shalat Jum'at di Masjid Al-Ibrahimi, Kemenag Palestina Tutup Seluruh Masjid di Hebron

Proyek yahudisasi atas Masjid Al-Ibrahimi kini sedang dijalankan Israel

Serukan Shalat Jum'at di Masjid Al-Ibrahimi, Kemenag Palestina Tutup Seluruh Masjid di Hebron

Hebron, AAI - Direktorat Kementerian Wakaf dan Agama Palestina di Hebron, Tepi Barat, pada hari Kamis (12/8) memutuskan untuk menutup seluruh masjid di kota Hebron pada hari Jum’at ini (13/8) dan menyerukan warga Palestina di sana agar melaksanakan shalat Jum’at bersama di Masjid Al-Ibrahimi sebagai respon atas upaya yahudisasi di masjid tersebut.

Direktur Kemenag Hebron, Syeikh Jamal Abu Aram menjelaskan bahwa penutupan masjid-masjid itu hanya di waktu shalat Jum’at dengan tujuan memobilisasi sebanyak mungkin jama’ah warga Palestina untuk shalat Jum’at di Masjid Al-Ibrahimi sebagai pembelaan terhadapnya dari proyek yahudisasi.

“Seruan ini tidak hanya untuk shalat Jum’at pada esok hari, namun kami menyerukan warga Palestina untuk dapat sholat di setiap waktunya di Masjid Al-Ibrahimi. Kehadiran mereka di dalamnya akan menjadi pesan yang sangat jelas bagi penjajah Israel, bahwa Masjid Al-Ibrahimi merupakan masjid milik umat muslim, Arab dan Palestina. Mereka tidak berhak mencampuri urusan di dalamnya,” ucap Syeikh Jamal Abu Aram sebagaimana dilansir surat kabar Palestina Maan News.

Ia juga menyerukan kepada lembaga-lembaga hak asasi manusia, agama dan kemanusiaan internasional untuk segera turun tangan menghentikan proyek yahudisasi Masjid Al-Ibrahimi.

Sebagaimana diketahui, Pada tahun 2017, UNESCO sebagai organisasi kebudayaan PBB telah memasukkan Masjid Al-Ibrahimi dan Kota Tua Hebron sebagai situs warisan dunia Palestina.

Proyek yahudisasi atas Masjid Al-Ibrahimi kini sedang berjalan dan dioperasikan oleh Departemen Teknik dan Konstruksi Kementerian Pertahanan Israel di bawah pengawasan administrasi sipil Israel.

Mereka berencana untuk membangun lorong, koridor dan memasang lift untuk memfasilitasi dan memudahkan akses bagi para pemukim Zionis ke Masjid Al-Ibrahimi. Dalam proyek ini Israel akan merampas 300 meter persegi area masjid. (T/S: Maan News)