Israel Setujui Pembangunan 5400 Unit Permukiman di Tepi Barat

Israel Setujui Pembangunan 5400 Unit Permukiman di Tepi Barat

Surat kabar Ibrani Israel Hayom edisi Jumat (2/9) menyebutkan, Dewan Tertinggi Perencanaan dan Pembangunan Israel akan melakukan pertemuan pada pekan depan untuk menyetujui pembangunan 5.400 unit permukiman di Tepi Barat.

Menurut koran tersebut, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menginstruksikan agar menyetujui pembangunan tersebut.

Menurut surat kabar tersebut, setengah dari unit rumah akan dibangun di pemukiman Beitar Illit, selatan Al-Quds, sedangkan unit akan dibangun di pemukiman lain, termasuk Har Bracha, Einav, Shema, Aileh, Adam dan lainnya.

Sebelumnya, Netanyahu memberikan lampu hijau untuk pertemuan 10 Oktober mendatang bagi dewan perencanaan tinggi Departemen Sipil, untuk menyetujui pembangunan ribuan unit permukiman baru di Tepi Barat.

Sejumlah media Israel mengungkap bahwa Netanyahu menyetujui pembangunan lebih dari 5000 unit permukiman baru.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah komunikasi dilakukan antara pejabat urusan permukiman Israel di Tepi Barat dengan Netanyahu, untuk keputusan penambahan proyek permukiman Israel.

Beberapa pekan sebelumnya, kepala dewan regional Israel, Yosi Daghan mengatakan, mereka berharap Netanyahu mengambil kendali penuh atas permukiman Tepi Barat, dan memperkuatnya.

Disebutkan bahwa perluasan proyek permukiman ini dalam rangkaian kebijakan pemerintah Israel, untuk menguasai sebanyak mungkin wilayah di Tepi Barat terjajah.

Penjajah Israel memanfaatkan situasi wabah corona, untuk menguasai wilayah luas Tepi Barat, lewat kebijakan baru ancaman penyitaan dan pengusiran paksa.

Penjajah Israel mulai menerapkan kebijakan pembangunan dan perluasan permukiman zionis di Tepi Barat sejak tahun 1967, dimana lebih dari 700 ribu yahudi menempati wilayah hasil sitaan di sejumlah permukiman Tepi Barat dan Al-Quds timur. (asy/pip)

Sumber : Pusat Informasi Palestina