Israel Lakukan Penyerbuan dan Penangkapan di Al-Quds

Israel Lakukan Penyerbuan dan Penangkapan di Al-Quds

Pada Rabu malam (2/9/2020), pasukan penjajah Israel mendirikan beberapa pos pemeriksaan militer, melakukan penyerbuan kota Abu Dis, dan menangkap seorang jurnalis Palestina dari Issawiya.

Sumber-sumber di al-Quds melaporkan bahwa pasukan pendudukan penjajah Israel menangkap kamerawan, Muhammad Karout Idkidak, setelah menyerbu dan menggeledah rumahnya di kota Issawiya serta menyita dokumen dan peralatan kamera pribadinya.

Di gerbang-gerbang Masjid Al-Aqsha, pasukan pendudukan penjajah Israel menyita identitas jamaah saat mereka memasuki masjid. Sementara itu tentara pendudukan penjajah Israel mengenakan denda finansial pada warga al-Quds di area kawasan Nablus.

Di kota Bado, pasukan militer Israel mendirikan pos pemeriksaan militer dan menghalangi pergerakan warga, bersamaan dengan penyerbuan beberapa patroli Israel di kota Abu Dis, timur al-Quds, dan penyerbuan sebuah rumah di daerah Abu Hussein.

Para saksi mata mengatakan, pasukan pendudukan penjajah Israel memberlakukan jam malam di daerah tersebut selama beberapa jam selama proses penyerbuan dan penggeledahan rumah.

Wilayah kota Abu Dis seluas 30.000.000 m2. Tetapi penjajah Israel menyita sebagian besar tanahnya untuk pembangunan permukiman Yahudi. Yang paling terkenal adalah permukiman Yahudi Maale Adumim, yang diklasifikasikan sebagai permukiman terbesar kedua di Tepi Barat, dan meluas ke perbatasan propinsi Jerikho.

Penjajah Israel juga mencaplok bagian barat Abu Dis - yang diperkirakan mencapai 600.000 m2 - sejak awal pendudukan al-Quds pada tahun 1967. Sementara bagian kota lainnya terikat pada Administrasi Sipil Israel, dan Tembok Apartheid melewati tanahnya. (was/pip)

Sumber : Pusat Informasi Palestina