Israel Gelar Penggeledahan Dan Penangkapan Di Tepi Barat Dan Al-Quds

Israel Gelar Penggeledahan Dan Penangkapan Di Tepi Barat Dan Al-Quds

Pasukan penjajah Israel melancarkan penggeledahan dan penangkapan di sejumlah kawasan Tepi Barat dan Al-Quds, yang memicu bentrokan, dan sejumlah pemuda Palestina ditangkap.

Pada Selasa pagi, pasukan Israel menangkap 7 orang warga Palestina, setelah menggeledah rumah mereka dan mengobrak-abrik isinya di sejumlah kawasan Tepi Barat dan Al-Quds.

Di Al-Quds, pasukan Israel menangkap Mohamad al-Hasyim dari rumahnya di kawasan gerbang Hutta di Al-Quds.

Bentrokan berlangsung di kawasan, para pemuda Palestina melempari pasukan Israel dengan molotov saat menyerbu desa Isawiya.

Di Isawiya, pasukan Israel menangkap Mohammad Ibrahim Abid, Tariq Musa Abin dan seorang remaja, Ridha Mohammad Abid.

Para pemuda Palestina melempari pasukan Israel dengan mercon dan molotov di kota al-Thur Al-Quds terjajah.

Di Jerikho, sejumlah warga mengalami sesak napas dalam bentrokan sengit menghadapi pasukan Israel, yang berupaya menyerbu kamp Aqbah, di Jerikho selatan.

Pasukan Israel menembaki warga menggunakan gas air mata, peluru tajam dan peluru karet, korban luka dirawat di lapangan oleh tim medis.

Pasukan Israel menggeledah sejumlah rumah warga, antara lain rumah Riyad Syahin, Aisir Samhari dan Yahya Abu Azum.

Di Betlehem, pasukan Israel dalam jumlah besar menyerbu kamp Ayidah, Betlehem utara, sambil menembakan gas air mata dan bom suara, yang memicu bentrokan sengit dengan warga setempat, namun tidak ada informasi mengenai korban.

Pasukan Israel menaiki atap rumah sejumlah warga, dan menyerbu kantor komite warga, sebelum kemudian hengkang dari kamp.

Sementara itu dua orang pemuda ditahan pasukan Israel di kawasan Kharbah Deir, kota Taqua, Betlehem, dan baru membebaskan kedua beberapa jam kemudian.

Di Hebron, pasukan Israel menangkap Ghasan Ibrahim Abu Miqdam, dari kawasan al-Hijri kota Daura, dan Mohammad Aiman Rib’I dari kota Dhahiriyah.

Sejumlah rumah warga menjadi sasaran penggerebegan pasukan Israel di kota Hebron. Antara lain rumah Usman Musthafa Jabari, dan menyerahkan surat perintah menghadap aparat intelijen.

Aksi serupa dilakukan pasukan Israel di Ramallah, Tulkarm dan Jenin.

Menurut laporan biro media Hamas di Tepi Barat, pasukan Israel melakukan pelanggaran sebanyak 1575 kali terhadap hak warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds selama September lalu.

Sementara jumlah serbuan ke kawasan berbeda di Tepi Barat dan Al-Quds mencapai 307 kali, dan jumlah barikade militer yang dipasang sementara di sejumlah kawasan Tepi Barat dan Al-Quds mencapai 395 lokasi.

Laporan menyebutkan, terjadi 94 penggeledahan rumah Palestina, 2 orang warga gugur akibat tembakan pasukan Israel, dan korban luka mencapai 66 orang, 344 orang ditangkap dan 33 lainnya dipenjara.

Sejumlah kawasan menjadi sasaran pelanggaran terbanyak oleh pasukan Israel, yaitu kawasan Hebron, Al-Quds dan Betlehem, masing-masing sebanyak 301, 289, dan 237 pelanggaran secara berurutan. (mq/pip)

Sumber : Pusat Informasi Palestina