Israel Berencana Dirikan Bangunan Besar Untuk Halangi Pemandangan Al-Aqsa

Israel Berencana Dirikan Bangunan Besar Untuk Halangi Pemandangan Al-Aqsa

Al-Quds, AAI - Imam Masjid Al-Aqsa, Syeikh Ikrimah Sabri mengungkapkan pada Senin (01/02) bahwa Otoritas Pendudukan Zionis berencana untuk mendirikan bangunan besar yang terdiri dari beberapa lantai untuk menutupi pemandangan Masjid Al-Aqsa.

Dalam pernyataannya kepada radio Al-Quds beliau mengatakan, “Otoritas Pendudukan tidak dapat merealisasikan klaim rekayasa dan palsu mereka. Mereka berkeinginan untuk menghapus sejarah Islam, menghancurkan situs-situs Islam dan menggantikannya dengan ciri-ciri Yahudi melalui pendirian bangunan dan proyek yang menutupi wajah Al-Aqsa.”

Beliau menambahkan bahwasanya Otoritas Pendudukan sedang memusatkan penggaliannya di Halaman Al-Buraq, yang tanahnya merupakan wakaf Islam dan pada asalnya adalah perkampungan Al-Mughrabi. Di sana mereka memasang dinding beton dan dinding penahan, untuk membangun proyek kereta ringan, yang dimulai dari Jabal Al-Tur di arah timur Al-Aqsa hingga Tembok Al-Buraq.

Menurutnya, UNESCO menilai tindakan apapun yang dilakukan Otoritas Pendudukan di kota Al-Quds tidak sah karena bertentangan dengan resolusi dan norma internasional.

Beliau juga meminta kepada umat muslim untuk memikul tanggung jawab mereka terhadap kota suci Al-Quds dengan memperingatkan, “Otoritas Pendudukan mengambil keuntungan dari pandemi Covid-19 untuk memperkuat dominasinya terhadap Al-Quds, dan sayangnya warga Al-Quds ditinggalkan menghadapi mereka sendirian.” (T/S: Paltimeps)