Idul Fitri Kelabu

Idul Fitri Kelabu
Idul Fitri Kelabu

Al Quds dibebaskan oleh Umar bin al Khattab dan direbut dari Salibis pada bulan Ramadhan.

Idul Fitri selalu menjadi momen pengiring pembebasan al Quds yang kembali ke pangkuan umat Islam pada bulan Ramadhan. Tak khayal, idul fitri adalah momen nostalgia atas kenangan kemenangan tersebut yang senantiasa akan mereka ingat.

Mereka bertakbir, melaksanakan shalat ied, dan saling mengunjungi di momen ini. Pada momen ini syiar-syiar Islam menggema ke seluruh Palestina, khususnya al Quds. Bahkan terus terhidupkan setiap tahun meski mereka merasakan pahitnya penjajahan dan penindasan hingga hari ini. Setidaknya, idul fitri bisa menjadi sedikit pelipur lara atau mengobati hidup mereka yang hingga kini tetap merana. Walau hanya dengan sekedar keceriaan sesaat untuk menyegarkan kembali semangat juang mereka atau  minimal dapat membuat anak-anak mereka tersenyum, meski air mata dan darah lebih banyak tertumpah sepanjang tahunnya.

Namun semua itu mungkin tidak kita dapati di al Quds tahun ini. Al Aqsha tidak lagi mengeluarkan seruannya dan umat Islam pun hanya bisa menatap nanar kemegahannya dari rumah mereka masing-masing, tanpa bisa mengunjunginya.

Sebab, bukan hanya Zionis yang menyesakkan dada mereka, tetapi juga bayang-bayang Korona yang hari ini masih menghantui mereka. Oleh karenanya, mereka tidak bisa "berlebaran" dengan al Aqsha dan syiar itu pun hanya bisa singgah di berbagai kediaman mereka. ini mungkin adalah idul fitri paling kelam bagi mereka. Akibat terpisahnya mereka dari al Aqsha disebabkan pandemi semesta ini.

Hingga kapankah ini terjadi? Bilakah usai agar al Aqsha bisa bersuara lagi? Cukup Allah tempat bersandar kita di hari fitri ini?!

Taqabbalallhu minnaa wa minkum. Semoga Allah membebaskan al Quds dan al Aqsha secepatnya. Dari Zionis dan Korona.