Dukung Palestina, Pejudo Aljazair Tolak Bertanding dengan Pejudo Israel di Olimpiade Tokyo 2020

Fethi Nourine mengatakan bahwa persoalan Palestina haruslah ditempatkan di atas segalanya, walaupun itu adalah ajang olimpiade yang tentu diimpikannya

Dukung Palestina, Pejudo Aljazair Tolak Bertanding dengan Pejudo Israel di Olimpiade Tokyo 2020

Tokyo, AAI - Atlet judo Aljazair, Fethi Nourine pada Kamis sore (22/7) secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pagelaran Olimpiade Tokyo 2020, setelah jasil undian putaran kedua mengharuskan dirinya menghadapi atlet judo asal Israel.

Pelatih tim nasional judo Aljazair Ammar Benikhlef, mengatakan bahwa mereka mengundurkan diri dari olimpiade tahun ini karena menolak segala upaya normalisasi hubungan dengan penjajah Israel serta sebagai bentuk dukungan solidaritas terhadap perjuangan Palestina.

Menanggapi betapa pentingnya ajang olimpiade bagi seorang atlet mengingat dirinya kini telah berusia 30 tahun, Fethi Nourine dalam sebuah wawancara mengatakan, “Betul, ini adalah ajang olimpiade. Tetapi insya Allah, Ia akan memberikan penggantinya untuk kami. Merupakan kewajiban bagi kami untuk menaruh persoalan Palestina di atas segalanya, maka kami memutuskan untuk mundur menghadapi atlet yang membawa bendera Israel.”

Dalam undian babak pertama cabang olahraga judo kategori di bawah 73 kg Olimpiade Tokyo 2020, Fethi Nourine harus berhadapan dengan atlet judo asal Sudan, Abdel Latif Mohammed, jika ia memenangkan pertandingan tersebut maka ia akan melaju ke babak kedua dan akan berhadapan dengan atlet judo asal Israel.

Ini adalah kali keempat Fethi Nourine mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia Judo karena dirinya harus menghadapi pejudo asal Israel. Pertama kalinya Fethi mundur dari Kejuaran Dunia Judo di Kroasia pada tahun 2014.

Kemudian pada tahun 2019 ia mengundurkan diri dari Kejuaran Dunia di Tokyo, Jepang. Pada tahun yang sama ia kembali mengundurkan diri, kali ini dari kualifikasi Olimpiade di Uni Emirat Arab karena harus bertanding dengan atlet Israel. (T/S: Quds News, Alaraby)