Setiap penghujung dan awal tahun, kawasan Baitul maqdis memasuki puncak musim dingin. Tidak hanya dingin yang menggigit. Musim dingin di sana kadang diiringi hujan dan salju yang turun dengan hawa dingin yang teramat sangat.

Hari-hari dengan cuaca dingin tersebut harus dilewati warga Baitul Maqdis di bawah kondisi yang tertekan dalam pantauan penjajah. Selain itu, warga Baitul Maqdis jga harus melewati hari-hari di musim dingin dalam keadaan kondisi ekonomi yang juga darurat. Bayangkan bagaimana sekitar 350.000 warga Al Quds dapat bertahan menghadapi musim dingin yang menggigit dan dibawah terror para penjajah? Tentunya Kondisi dingin yg menggigit ini akan sangat mempengaruhi kesehatan warga baitul maqdis.

Oleh karena itu kami dari Al Quds Amaanati Indonesia, mengajak bapak, ibu, mas, mbak, akang, teteh, abang, kaka untuk sama-sama kita hangatkan saudara/I kita di Baitul Maqdis sebab mereka garda terdepan umat islam dalam menjaga kota sucinya umat islam. Adapun paket bantuan yang bisa kita berikan:

Tabel 1. Paket Kebutuhan Musim Dingin Warga Baitul Maqdis