Di Indonesia Saja Banyak Masalah, Kok Mikirin Palestina?

Bagi sebagian orang isu kepalestinaan adalah isu yang tidak terlalu penting, bagaimana kita akan memikirkan mereka sedangkan kita yang disini saja sudah sangat banyak masalahnya?

Di Indonesia Saja Banyak Masalah, Kok Mikirin Palestina?

Bagi sebagian orang isu kepalestinaan adalah isu yang tidak terlalu penting, bagaimana kita akan memikirkan mereka sedangkan kita yang disini saja sudah sangat banyak masalahnya?

Untuk menjawab hal ini, izinkan saya mengajukan tiga pertanyaan:

Pertama, Rasulllah bersabda,

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ

 "Seorang muslim itu saudara bagi muslim lainnya" (HR. Bukhari - Muslim)

Orang-orang Palestina adalah muslim seperti kita. Mereka menyembah Allah yang kita sembah, membenarkan nabi yang kita benarkan, berpedoman dengan kitab yang kita juga jadikan pedoman. Maka inilah pertanyaan pertama, bukankah mereka adalah saudara kita?

Kedua, Rasulullah juga bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” (HR. Muslim)

Sungguh, saudara-saudara kita di Palestina sana sedang dizolimi, terluka, menderita, maka bukankah sudah seharusnya kita juga merasakannya? Karena kita bersaudara, sedih mereka juga adalah sedih kita.

Ketiga, jika mereka adalah saudara kita, dan derita mereka juga derita kita, maka bukankah suatu keharusan untuk menolong mereka?

"Iya memang harus, tapi kita juga memiliki banyak masalah disini." Begitu sebagian orang menyanggah.

Jika seorang ayah memiliki dua orang anak. Satunya di rumah, dan satunya lagi di rantauan jauh sana. Ketika kedua-duanya sakit, kira-kira yang lebih dikhawatirkan yang mana?

Pasti yang jauh. Nah, begitu pula dengan saudara-saudara kita di Palestina sana. Semasalah-masalahnya negeri ini alhamdulillah kita masih bisa melaksanakan ibadah dalam keadaan tenang, syiar-syiar agama bebas ditampakkan dimana-mana, sedangkan di Palestina sana?

Bahkan hanya untuk salat di masjid Al-Aqsa, masjid mereka sendiri, seringkali harus diperiksa oleh petugas keamanan, bahkan beberapa kali diusir. Belum lagi di wilayah Gaza, hidup serba susah dan kekurangan.

Pada akhirnya, Palestina adalah tentang bukti cinta dan iman, semakin kuat iman kita maka semakin kita peduli dengan saudara-saudara kita.