Batas Waktu Berakhir, Israel Mulai Hancurkan Properti Warga Palestina di Al-Bustan

Batas Waktu Berakhir, Israel Mulai Hancurkan Properti Warga Palestina di Al-Bustan
Nidal Al-Rajabi di depan tokonya yang telah dihancurkan penjajah Israel (Poto: Maydan Al-Quds)

Al-Quds, AAI - Selasa pagi ini (29/6), kendaraan berat penjajah Israel menghancurkan sebuah toko mili warga Palestina di kawasan Al-Bustan di Silwan, Al-Quds.

Sebelumnya puluhan kendaraan milik otoritas dan polisi Israel menyerbu Silwan, kemudian mengepung kawasan Al-Bustan. Rumah dan properti lainnya milik warga Palestina di kawasan tersebut telah diancam akan dihancurkan oleh Israel, untuk pembangunan taman taurat bagi pemukim ilegal Yahudi.

Ekskavator drill milik otoritas Israel kemudian mulai menghancurkan sebuah toko di Al-Bustan milik Nidal Al-Rajabi, setelah pemiliknya menerima ancaman bahwa toko tersebut akan dihancurkan.

Para warga Palestina pun berusaha untuk mendekati toko milik Al-Rajabi tersebut dan mencegah terjadinya pembongkaran. Namun pasukan Israel menyerang mereka dengan tongkat dan granat kejut. Suara-suara protes juga digemuruhkan dari pengeras suara masjid-masjid di Silwan di saat yang bersamaan.

Kini warga Palestina di Al-Bustan sedang bersiap mengantisipasi hal buruk yang akan terjadi setelah batas waktu pembongkaran mandiri 13 rumah di sana telah berakhir. Karena tidak ada satupun dari mereka yang menghancurkan rumah mereka sendiri, sebagai penolakan terhadap upaya penjajahan Israel yang ingin menghancurkan rumah mereka dan menggantinya untuk kepentingan para pemukim ilegal Yahudi.

Seluruh rumah yang berada di Al-Bustan, yang jumlah mencapai 100, juga terancam akan dibongkar paksa oleh otoritas penjajah Israel. Rumah-rumah tersebut merupakan tempat hunian bagi sekitar 1.550 warga Palestina, yang kebanyakan di antaranya adalah anak-anak. (T/S: Shehab News)