Al-Qaradawi: Rezim Mungkin Menyerah, Tapi Rakyat Akan Terus Melawan

Al-Qaradawi: Rezim Mungkin Menyerah, Tapi Rakyat Akan Terus Melawan

Cendekiawan muslim, Syekh Yusuf al-Qaradawi, mengatakan bahwa rezim mungkin menyerah, dan orang-orang yang kalah yang berbaris di orbitnya akan turut menyerah, akan tetapi rakyat dan organisasi-organisasi rakyat, terutama organisasi-organisasi Islam, akan terus melawan dan melawan, bahkan meskipun harus melawan denganmenggunakan batu. Rakyat dan organisasi-organisasi rakyat tidak akan mengakui hak perampas dalam apa yang mereka rampas untuk selama-lamanya.

Hal tersebut disampaikan al-Qaradawi mengomentari perjanjian normalisasi antara UEA dan pendudukan penjajah Israel.

Al-Qaradawi berpendapat bahwa "penolakan awal ini adalah benih kemenangan dan inti rekayasa masa depan."

Sebelumnya Putra Mahkota UEA, Mohammed Ben Zayed, mengumumkan telah tercapai kesepakatan antara Israel dan UEA untuk mengembangkan peta jalan menuju pembangunan kerja sama bersama untuk mencapai hubungan bilateral.

Mohammed bin Zayed mengklaim bahwa kesepakatan ini adalah untuk penghentian aneksasi tanah Palestina oleh Israel. Meskipun klaim ini dengan cepat mendapatkan sanggahan dari pihak Israel.

Sementara itu para pengamat dan analis politik melihat, kesepakatan normalisasi antara Israel dan UEA ini hanya akan memperindah wajah buruk pendudukan Zionis dan menutupi kejahatannya. (was/pip)

Sumber : Pusat Informasi Palestina