9 Dari 10 Anak di Gaza Mengalami Trauma Psikologis Akibat Agresi Israel

Sebanyak 241 anak Palestina di Gaza kehilangan figur orang tuanya

9 Dari 10 Anak di Gaza Mengalami Trauma Psikologis Akibat Agresi Israel

Gaza, AAI – Sebanyak 9 dari 10 anak Palestina di Jalur Gaza menderita trauma akibat agresi yang dijalankan penjajah Israel pada bulan Mei lalu, ungkap lembaga pemantau HAM Euro-Med Monitor.

Dalam laporannya yang dirilis pada Jum’at kemarin (2/7), Euro-Med Monitor mencatat penderitaan dua kelompok yang paling rentan di Jalur Gaza, yaitu perempuan dan anak-anak. Laporannya yang berjudul One War Older mengatakan bahwa 50% dari dua juta penduduk Palestina di Jalur Gaza adalah anak-anak di bawah 15 tahun, dan 49% adalah perempuan.

Euro-Med Monitor menunjukkan, selama agresi ke Jalur Gaza, Zionis Israel melakukan serangan yang tidak proporsional dengan menargetkan pemukiman padat penduduk dengan mayoritas 75% penduduk di dalamnya adalah anak-anak dan perempuan.

Selain banyaknya korban luka dan jiwa pada kelompok anak-anak di Jalur Gaza, Euro-Med Monitor mengatakan sebanyak 241 anak kehilangan satu atau kedua orang tuanya akibat bombardir Israel. Sekitar 5.400 anak-anak kehilangan tempat tinggalnya akibat rusak parah, dan 42.000 anak-anak mendapati rumahnya rusak sebagian.

Laporan tesebut juga mengindikasikan bahwa sekitar 2.500 wanita hamil yang akan melahirkan dalam 3 bulan ke depan dapat mengalami komplikasi pada persalinan mereka, sebagai akibat langsung mau pun tidak langsung dari agresi Israel pada Mei lalu. (T/S: Shehab News)