76 Tahun Peringatan Tragedi Kemanusiaan Hiroshima Nagasaki

Dengan korban total mencapai 214 ribu jiwa, peristiwa ini menjadi salah satu tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah

76 Tahun Peringatan Tragedi Kemanusiaan Hiroshima Nagasaki

Tokyo, AAI - Tanggal 6 dan 9 Agustus 2021 merupakan peringatan ke 76 dijatuhkannya bom atom oleh Amerika Serikat ke dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki. Ini merupakan kali pertama bom atom dipergunakan dalam perang.

Jumlah orang yang meninggal akibat ledakan bom di Hiroshima diperkirakan mencapai 140.000 jiwa, sementara ledakan di Nagasaki menewaskan 74.000 orang. Ini menjadikan peristiwa tersebut sebagai salah satu tragedi kemanusiaan terbesar akibat perang dalam sejarah peradaban manusia.

 

Pada 6 Agustus 1945, pukul 08.15 waktu Jepang, sebuah pesawat milik militer Amerika Serikat jenis B-19 bernama Enola Gay menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima, Jepang.

Bom yang dijatuhkan di Hiroshima diberi nama Little Boy, dengan daya ledak setara 12.000 – 15.000 TNT dan mampu menghancurkan 13 kilometer persegi. Akibatnya lebih dari 60 persen bangunan di Hiroshima hancur lebur.

Tiga hari berselang, pada 9 Agustus 1945 pukul 11.02 waktu Jepang, Amerika kembali menjatuhkan bom atom lainnya di kota Nagasaki.

Tragedi bom di Hiroshima dan Nagasaki mengakhiri Perang Dunia II di kawasan Asia. Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada 14 Agustus 1945.

Dalam peringatan yang ke-76 ini, Wali Kota Nagasaki meminta Jepang, AS, dan Rusia berbuat lebih banyak lagi dalam menyingkirkan senjata nuklir.

Dalam pidatonya di Taman Perdamaian Nagasaki, Wali Kota Tomihisa Taue mendesak pemerintah Jepang berperan sebagai pemimpin dalam upaya menciptakan zona bebas nuklir di timur laut Asia. Ia berharap Jepang mengambil tindakan daripada hanya berdiam diri di bawah payung nuklir AS.

Taue juga mendesak dua negara pemilik senjata nuklir yakni AS dan Rusia untuk berbuat lebih banyak dalam pelucutan senjata nuklir. (T/S: BBC, Republika)