Qatar Mengutuk Keputusan Israel Bangun Unit Permukiman Baru

Qatar Mengutuk Keputusan Israel Bangun Unit Permukiman Baru

Hari Rabu (21/10/2020), Kabinet Qatar mengutuk keputusan pemerintah penjajah Israel untuk membangun ribuan unit permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam pernyataan tertulis yang disiarkan oleh Kantor Berita Qatar, pemerintah Qatar menggambarkan keputusan Israel tersebut sebagai "tantangan secara terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi legitimasi internasional", terutama Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334 yang dikeluarkan pada 23 Desember 2016.

Kabinet Qatar menyerukan adanya tindakan internasional segera dan tegas untuk menghentikan pembangunan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Karena pembangunan tersebut merupakan salah satu hambatan terbesar untuk mencapai perdamaian, dan "merupakan ancaman bagi solusi dua negara dan hambatan untuk dimulainya kembali proses perdamaian berdasarkan keputusan internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab."

Kabinet Qatar menegaskan sikap tegas Qatar dalam mendukung hak-hak sah rakyat Palestina, terutama adalah "hak mereka untuk mendirikan negara merdeka di perbatasan tahun 1967, dengan al-Quds atau Yerusalem Timur sebagai ibukotanya."

Rabu lalu, otoritas pendudukan penjajah Israel telah menyetujui pembangunan 2.166 unit permukiman baru Yahudi di berbagai wilayah Tepi Barat, termasuk 1.100 unit di propinsi Betlehem. (was/pip)

Sumber : Pusat Informasi Palestina