Kosovo Tandatangani Normalisasi dengan Israel

Kosovo Tandatangani Normalisasi dengan Israel
Penandatanganan dilakukan melalui platform Zoom (Foto: Reuters)

Kosovo, AAI - Israel dan Kosovo menandatangani hubungan diplomatik antara keduanya pada Senin (01/02), melalui konferensi jarak jauh karena pandemi Covid-19, sebagaimana kesepakatan yang diperantarai oleh Amerika Serikat yang mencakup komitmen Kosovo untuk membuka kedutaannya bagi Israel di Al-Quds.

Israel memandang hubungan barunya dengan negara kecil di Balkan ini sebagai bagian dari proses normalisasi yang lebih luas dengan negara-negara Arab dan Islam, berkat perjanjian yang disponsori oleh pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump.

Selama upacara penandatanganan yang diadakan menggunakan platform Zoom, Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi mengatakan bahwa hubungan baru itu "bersejarah" dan "mencerminkan perubahan baik di kawasan, dan perubahan hubungan dunia Arab dan Islam dengan Israel. "

Ashkenazi mengatakan dia menerima permintaan resmi dari Kosovo untuk mendirikan kedutaan besar di Al-Quds, yang diharapkan akan dibuka pada akhir Maret mendatang.

Menteri Luar Negeri Kosovo, Melisa Hardina-Stubla, mengatakan bahwa negaranya dan Israel memiliki "ikatan sejarah", dan masing-masing menyaksikan "jalan yang panjang dan sulit hingga berubah menjadi negara dan rakyat."

Patut dicatat bahwa Kosovo, Negara Balkan dengan mayoritas penduduk muslim, akan memperoleh pengakuan Israel atas kemerdekaannya dari Serbia pada tahun 2008, sebagai imbalan atas pembentukan misi diplomatiknya untuk Israel di Al-Quds. (T/S: Aljazeera)