Israel Menumbangkan 850 Pohon dan Menggusur 34 Bangunan dalam Dua Pekan Terakhir

Israel Menumbangkan 850 Pohon  dan Menggusur 34 Bangunan  dalam Dua Pekan Terakhir

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Wilayah Pendudukan Palestina (OCHA) mengatakan bahwa otoritas pendudukan telah menggusur 34 bangunan milik warga Palestina selama dua minggu terakhir, dengan dalih tidak adanya izin bangunan.

Dalam laporannya untuk periode 22 Desember 2020 - 4 Januari 2021, kantor tersebut menyatakan bahwa penggusuran yang dilakukan telah mengakibatkan 22 jiwa kehilangan tempat tinggal serta menimbulkan kerugian bagi 170 jiwa lainnya.

Menurut laporan tersebut, otoritas pendudukan zionis telah menghancurkan atau merenggut 848 bangunan di Tepi Barat selama tahun 2020. Hal ini menyebabkan 996 warga Palestina kehilangan tempat tinggal dan menghilangkan mata pencaharian bagi ribuan orang. Ini adalah jumlah tertinggi yang tercatat sejak 2016.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa dalam dua insiden terpisah, pasukan pendudukan zionis melibas lahan pertanian dan menumbangkan sekitar 850 pohon milik warga Palestina, dengan dalih bahwa tanah tersebut dinyatakan sebagai "tanah negara."

Di dekat desa Al Jab'a di Betlehem, sekitar 1,5 hektar tanah dikeruk dan 350 pohon zaitun serta 150 pohon anggur ditumbangkan, sehingga merusak mata pencaharian setidaknya bagi tiga keluarga.

Dilaporkan pula bahwa otoritas pendudukan zionis menumbangkan 350 pohon zaitun selama operasi pembongkaran di desa Al-Nuweima Al-Fawqa di Jericho.

Tercatat pada tahun 2020, otoritas pendudukan zionis menumbangkan sekitar 4.000 pohon milik warga Palestina di Tepi Barat.

Sumber : Alqudsnews